This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, November 21, 2023

Sejarah Konstitusi Indonesia

 Apa itu konstitusi? Istilah konstitusi dalam banyak bahasa berbeda-beda, seperti dalam bahasa Inggris ”constitution”, dalam bahasa Belanda ”constitutie”, dalam bahasa Jerman ”konstitution”, dan dalam bahasa Latin ”constitutio” yang berarti undang-undang dasar atau hukum dasar. Jadi, konstitusi merupakan hukum dasar tertinggi yang memuat hal-hal mengenai penyelenggaraan negara. Dalam ungkapan lain, konstitusi adalah kerangka kerja (framework) dari sebuah negara yang menjelaskan tentang bagaimana menjalankan dan mengorganisir jalannya pemerintahan.

Konstitusi pada umumnya dibagi menjadi dua jenis, yaitu tertulis dan tidak tertulis. Konstitusi tertulis adalah aturan-aturan pokok dasar negara, bangunan negara, dan tata negara yang mengatur perikehidupan satu bangsa di dalam persekutuan hukum negara. Konstitusi tidak tertulis disebut juga konvensi, yaitu kebiasaan ketatanegaraan yang sering timbul dalam sebuah negara. Contoh konvensi dalam ketatanegaraan Indonesia, antara lain pengambilan keputusan di MPR berdasarkan musyawarah untuk mufakat, pidato Presiden setiap tanggal 16 Agustus 1945 di depan sidang paripurna DPR, dan sebelum MPR bersidang, Presiden telah menyiapkan rancangan bahan-bahan untuk sidang umum MPR yang akan datang itu.

Hampir semua negara memiliki konstitusi tertulis, termasuk Indonesia berupa Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sedangkan negara yang dianggap tidak memiliki konstitusi tertulis adalah Inggris dan Kanada. Di kedua negara ini, aturan dasar terhadap semua lembaga-lembaga kenegaraan dan semua hak asasi manusia terdapat pada adat kebiasaan dan juga tersebar di berbagai dokumen. Di Inggris, misalnya, memiliki dokumen bersejarah, seperti Magna Charta Libertatum (1215), The Habies Corps Act (1670), dan The Bill of Rights (1689). Dokumen-dokumen ini dikategorikan sebagai konstitusi tidak tertulis, yang mengatur di antaranya tentang jaminan hak asasi manusia rakyat Inggris.

Para pendiri bangsa telah sepakat menyusun sebuah Undang-Undang Dasar sebagai konstitusi tertulis dengan segala arti dan fungsinya. Undang-Undang Dasar adalah naskah yang memaparkan rangka dan tugas-tugas pokok dari badan-badan pemerintahan suatu negara dan menentukan pokok-pokok cara kerja badan-badan tersebut. Di dalam negara yang menganut paham demokrasi, Undang-Undang Dasar mempunyai fungsi yang khas, yaitu membatasi kekuasaan pemerintahan agar penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat sewenang-wenang. Dengan demikian, diharapkan hak-hak warga negara akan lebih terlindungi. Gagasan ini disebut dengan Konstitusionalisme.

Konstitusi Indonesia dikenal sebagai revolutiegrondwet, yang bermakna bahwa UUD 1945 mengandung gagasan revolusi yang berwatak nasional dan sosial. Tujuannya adalah dekolonisasi dan perubahan sosial ke arah terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Negara Indonesia menganut paham konstitusionalisme sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 1 ayat (2) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang berbunyi “Kedaulatan berada di tangan rakyat dan dilaksanakan menurut Undang-Undang Dasar”. Konstitusi adalah hukum dasar yang dijadikan pegangan dalam penyelenggaraan pemerintahan negara. Oleh karena itu, konstitusi bukan undang-undang biasa.

Konstitusi tidak ditetapkan oleh lembaga legislatif biasa, tetapi oleh badan khusus dan lebih tinggi kedudukannya.

UUD 1945 dirancang sejak 29 Mei hingga 16 Juli 1945, bersamaan dengan rencana perumusan dasar negara Pancasila oleh Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPK). Pada 18 Agustus 1945 atau sehari setelah ikrar kemerdekaan, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) mengadakan sidangnya yang pertama kali dan menghasilkan beberapa keputusan penting, seperti pengesahan UUD 1945 yang diambil dari RUU yang disusun oleh perumus pada 22 Juni 1945 dan juga dari Panitia Perancang UUD tanggal 16 Juni 1945; memilih ketua persiapan kemerdekaan Indonesia Soekarno sebagai presiden dan Hatta sebagai wakilnya.

Naskah UUD 1945 pertama kali dipersiapkan oleh BPUPK. Hal itu dilakukan pada masa sidang kedua tanggal 10 Juli sampai 17 Juli 1945. Saat itu, dibahas hal-hal teknis tentang bentuk negara dan pemerintahan baru yang akan dibentuk. Dalam masa persidangan kedua tersebut, dibentuk Panitia Hukum Dasar dengan anggota 19 orang yang diketuai oleh Ir. Soekarno. Kemudian, Panitia ini membentuk Panitia Kecil lagi yang diketuai oleh Soepomo dengan anggota terdiri atas Wongsonegoro, R. Soekardjo, A.A. Maramis, Panji Singgih, H. Agus Salim, dan Sukiman.

Panitia Kecil Perancang Undang-Undang Dasar, pada 13 Juli 1945, berhasil membahas beberapa hal dan menyepakati, antara lain ketentuan tentang Lambang Negara, Negara Kesatuan, sebutan Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan membentuk Panitia Penghalus Bahasa yang terdiri atas Djajadiningrat, Salim, dan Soepomo. Rancangan Undang-Undang Dasar diserahkan kepada Panitia Penghalus Bahasa.

Pada 14 Juli 1945, BPUPK mengadakan sidang dengan agenda ”Pembicaraan tentang pernyataan kemerdekaan”. Panitia Perancangan Undang-Undang Dasar melaporkan hasilnya. Pasal-pasal dari rancangan UUD berjumlah 42 pasal. Dari 42 pasal tersebut, ada lima (5) pasal masuk tentang aturan peralihan dengan keadaan perang, serta satu (1) pasal mengenai aturan tambahan.

Pada sidang tanggal 15 Juli 1945, dilanjutkan sidang tanggal 15 Juli 1945 dengan acara ”Pembahasan Rancangan Undang-Undang Dasar”. Saat itu, Ketua Perancang Undang-Undang Dasar, yaitu Soekarno memberikan penjelasan tentang naskah yang dihasilkan dan mendapatkan tanggapan dari Moh. Hatta, lebih lanjut Soepomo, sebagai Panitia Kecil Perancang Undang-Undang Dasar, diberi kesempatan untuk memberikan penjelasan terhadap naskah Undang-Undang Dasar.

Penjelasan Soepomo, antara lain mengenai betapa pentingnya memahami proses penyusunan Undang-Undang Dasar. ”Paduka Tuan Ketua! Undang-Undang Dasar negara mana pun tidak dapat dimengerti sungguh-sungguh maksudnya Undang-Undang Dasar dari suatu negara, kita harus mempelajari juga bagaimana terjadinya teks itu, harus diketahui keterangan-keterangannya dan juga harus diketahui dalam suasana apa teks itu dibikin. Dengan demikian kita dapat mengerti apa maksudnya.

Undang-undang yang kita pelajari, aliran pikiran apa yang menjadi dasar undang-undang itu. Oleh karena itu, segala pembicaraan dalam sidang ini yang mengenai rancangan-rancangan Undang-Undang Dasar ini sangat penting oleh karena segala pembicaraan di sini menjadi material, menjadi bahan yang historis, bahan interpretasi untuk menerangkan apa maksudnya Undang-Undang Dasar ini.”


Materi ini digunakan sebagai bahan ajar.

Sumber:

Buku Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan untuk SMA/SMK Kelas XI Penerbit Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Komplek Kemendikbudristek Jalan RS. Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan

Thursday, October 19, 2023

Mengenal Potensi Diri: Kiat Sederhana untuk Mengeksplorasi Diri Anda

Pernahkah Anda bertanya-tanya apa potensi sejati yang Anda miliki? Terkadang, kita hidup dalam keadaan rutinitas sehari-hari dan mungkin belum sepenuhnya menyadari potensi luar biasa yang kita miliki. Mengenali potensi diri adalah langkah pertama untuk mencapai tujuan dan kebahagiaan dalam hidup. Artikel ini akan memberikan kiat sederhana untuk membantu Anda menggali dan mengenali potensi diri Anda.

1. Kenali Diri Anda

Langkah pertama untuk mengenali potensi diri adalah mengenali siapa Anda. Luangkan waktu untuk merenung dan memahami nilai-nilai, minat, dan kekuatan Anda. Pertimbangkan apa yang membuat Anda bahagia dan apa yang membuat Anda merasa hidup. Ini adalah fondasi penting untuk memahami potensi diri Anda.

2. Identifikasi Keahlian Anda

Setiap orang memiliki keahlian unik. Cobalah untuk mengidentifikasi apa yang Anda lakukan dengan baik. Apakah Anda pandai dalam komunikasi, memecahkan masalah, atau berbakat dalam seni? Mengenali keahlian Anda adalah kunci untuk memanfaatkan potensi diri.

3. Kelola Kelemahan Anda

Selain mengidentifikasi keahlian Anda, penting juga untuk mengenali kelemahan Anda. Tidak ada yang sempurna, dan mengenali kelemahan adalah langkah awal untuk mengatasi mereka. Jika Anda tahu apa yang perlu diperbaiki, Anda dapat bekerja untuk mengatasi kelemahan tersebut.

4. Tetap Terbuka terhadap Pembelajaran

Pemahaman potensi diri adalah proses yang berkelanjutan. Selalu terbuka terhadap pembelajaran dan pengembangan diri. Baca buku, ikuti kursus, dan bicarakan dengan orang-orang yang dapat memberikan wawasan baru. Semakin banyak Anda belajar, semakin besar potensi diri Anda.

5. Tetapkan Tujuan

Tujuan adalah pemandu Anda dalam mengenali potensi diri. Tentukan apa yang ingin Anda capai dalam hidup, baik itu dalam karier, hubungan, atau pengembangan pribadi. Tujuan memberikan arah dan tujuan yang jelas untuk mengaktifkan potensi Anda.

6. Kelilingi Diri Anda dengan Dukungan Positif

Orang-orang di sekitar Anda dapat memiliki pengaruh besar pada bagaimana Anda melihat diri Anda. Cari teman dan keluarga yang mendukung dan positif. Mereka dapat membantu Anda mengenali potensi diri dan memberikan dukungan saat Anda menghadapi rintangan.

7. Lakukan Tindakan

Tidak cukup hanya dengan mengenali potensi diri, Anda juga perlu bertindak. Ambil langkah-langkah kecil menuju tujuan Anda. Jangan biarkan ketakutan atau keragu-raguan menghentikan Anda. Tindakan adalah kunci untuk mengaktifkan potensi diri.

8. Terima Rintangan sebagai Peluang

Rintangan adalah bagian alami dari kehidupan. Alihkan pandangan Anda dan lihat rintangan sebagai peluang untuk tumbuh dan belajar. Ketika Anda mampu mengatasi rintangan, Anda akan merasa lebih kuat dan lebih siap mengaktifkan potensi diri.

9. Evaluasi dan Koreksi

Saat Anda mengikuti perjalanan mengenali potensi diri, penting untuk secara teratur mengevaluasi kemajuan Anda. Apakah Anda telah mencapai tujuan Anda? Apakah ada hal yang perlu diperbaiki? Jangan ragu untuk mengkoreksi jalur Anda sesuai kebutuhan.

10. Jangan Takut Gagal

Kegagalan adalah bagian alami dari proses mengenali potensi diri. Jangan takut gagal, tetapi lihatlah sebagai peluang untuk belajar dan berkembang. Setiap kegagalan membawa Anda lebih dekat ke keberhasilan.

 11. Temukan Mentor atau Role Model

Mentor atau role model dapat memberikan pandangan dan bimbingan berharga. Mereka dapat membantu Anda memahami potensi Anda dan memberikan saran berdasarkan pengalaman mereka. Jika Anda tidak memiliki mentor, cari inspirasi dari figur publik yang Anda kagumi.

 12. Kembangkan Keterampilan Komunikasi

Kemampuan komunikasi yang baik adalah aset berharga dalam mengenali potensi diri. Belajar berbicara dan mendengarkan dengan baik akan membantu Anda membangun hubungan yang kuat, memecahkan masalah, dan mengartikulasikan ide-ide Anda dengan lebih baik.

13. Praktikkan Kepemimpinan

Terlibat dalam kegiatan kepemimpinan, baik dalam pekerjaan, komunitas, atau kehidupan sehari-hari, dapat membantu Anda mengenali potensi kepemimpinan Anda. Ini akan membantu Anda memahami bagaimana Anda dapat memengaruhi orang lain dan mencapai tujuan bersama.

14. Jujur dengan Diri Sendiri

Jujur dengan diri sendiri adalah kunci dalam proses mengenali potensi diri. Terkadang, kita cenderung merasa puas atau terlalu keras pada diri sendiri. Ketika Anda jujur dengan diri sendiri tentang kekuatan dan kelemahan Anda, Anda dapat merencanakan tindakan yang lebih efektif untuk mencapai tujuan.

 

Mengenali potensi diri adalah perjalanan yang unik dan pribadi untuk setiap individu. Tidak ada batasan waktu untuk proses ini, dan Anda dapat terus mengembangkan diri sepanjang hidup. Dengan kesadaran diri yang lebih baik, Anda akan dapat meraih potensi maksimal Anda dan mencapai kebahagiaan serta pencapaian yang lebih besar dalam hidup. Teruslah menjelajahi diri Anda dan berjuang untuk menjadi versi terbaik dari diri Anda sendiri.

  

Saturday, June 10, 2023

PPDB SMKN 7 Kota Tangerang Tahun Pelajaran 2023/2024

Tahun ajaran baru selalu menjadi momen yang dinantikan bagi calon peserta didik yang akan melanjutkan pendidikan di jenjang sekolah menengah atas. Bagi para siswa dan orang tua di Provinsi Banten, tahun 2023/2024 akan menjadi tahun yang penting dalam penerimaan peserta didik baru untuk SMA dan SMK Negeri di wilayah tersebut. Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai proses penerimaan peserta didik baru SMA dan SMK Negeri Provinsi Banten tahun ajaran tersebut.

Sistem Penerimaan Peserta Didik Baru:

Sebagaimana informasi yang didapat dari Panitia PPDB SMKN 7 Kota Tangerang, Penerimaan peserta didik baru di SMK Negeri 7 Kota Tangerang dilakukan melalui jalur reguler/umum.

PERSYARATAN PESERTA

Kelengkapan administrasi PPDB yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik berupa:

1.    Untuk calon peserta didik lulusan tahun 2023: Surat Keterangan Lulus (Asli);

2.    Untuk calon peserta didik lulusan sebelum tahun 2023: Fotokopi Ijazah SMP/MTs/Sederajat program paket B/ijazah satuan pendidikan luar Negeri yang dinilai/dihargai sama/setingkat dengan SMP; Surat Keterangan Kelakuan Baik dari Sekolah.

3.    Fotokopi Nilai rapor SMP/MTs/sederajat 5 (lima) semester terakhir (nilai Pengetahuan dan Ketrampilan);

4.    Fotokopi Sertifikat/piagam/surat keterangan prestasi/penghargaan akademik/ non akademik; (jika ada)

5.    Fotokopi Akta kelahiran dengan batas usia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli 2023 dan belum menikah;

6.    Fotokopi Kartu keluarga atau surat keterangan domisili dari RT/RW yang diketahui kelurahan;

7.    Pas foto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 2 (dua) lembar, disarankan latar belakang merah.

8.    Melampirkan Surat Keterangan Sehat dari Dinas Kesehatan/Puskesmas diantaranya: Tinggi badan, Berat badan, Buta warna dan tidak bertato.

Semua syarat di atas, dimasukkan ke dalam map dengan warna sesuai warna pilihan pertama.



ALUR PPDB ONLINE

1.    Calon peserta didik baru menyiapkan berkas persyaratan

2.    Calon peserta didik baru akses laman situs PPDB Online Provinsi Banten https://ppdb.bantenprov.go.id/

3.    Calon peserta didik baru melakukan pengajuan pendaftaran mandiri dengan mengisi formulir secara online

4.    Calon peserta didik baru mengunggah/upload dokumen persyaratan

5.    Calon peserta didik baru memilih sekolah tujuan

6.    Calon peserta didik baru mencetak bukti pengajuan pendaftaran

7.    Operator sekolah melakukan verifikasi pendaftaran secara online

8.    Calon peserta didik baru melihat hasil seleksi dan pengumuman secara online 



SMKN 7 Kota Tangerang membuka Program Keahlian sebagai berikut:


Jadwal PPDB SMKN 7 Kota Tangerang



Sumber: https://smkn7kotang.blogspot.com/2023/06/penerimaan-peserta-didik-baru-smkn-7.html, https://ppdb.bantenprov.go.id/

Wednesday, April 26, 2023

Guru dan Chat GPT: Menemukan Keseimbangan Antara Teknologi dan Pengajaran

Di era digital yang semakin maju seperti sekarang, teknologi semakin mendominasi kehidupan kita. Hal ini termasuk juga dalam dunia pendidikan. Meskipun teknologi memberikan banyak manfaat bagi pengajaran, tetapi seringkali teknologi dapat mengambil alih peran guru dalam proses pembelajaran. Namun, sekarang ini ada solusi yang menarik untuk mengatasi hal ini, yaitu penggunaan Chat GPT sebagai asisten guru.

 

Chat GPT adalah sebuah program komputer yang dilatih dengan ribuan bahasa manusia dan dapat merespons percakapan seperti manusia. Chat GPT memungkinkan guru untuk menghemat waktu dan tenaga dalam menjawab pertanyaan siswa, dan pada saat yang sama meningkatkan efektivitas pengajaran. Seorang guru yang menggunakan Chat GPT dapat memberikan jawaban secara instan kepada siswa dengan memasukkan pertanyaan ke dalam sistem chat. Hal ini juga dapat memungkinkan guru untuk lebih fokus pada pembelajaran di kelas, sementara Chat GPT dapat merespons pertanyaan siswa secara real-time.

 

Namun, penggunaan Chat GPT dalam pendidikan juga memiliki tantangan. Meskipun Chat GPT dapat memberikan jawaban instan dan akurat, namun ia tidak dapat memberikan pemahaman dan interaksi manusia yang sama seperti seorang guru. Seorang guru yang berpengalaman memiliki kemampuan untuk membimbing siswa dengan cara yang lebih mendalam dan menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan siswa secara individual. Hal ini memungkinkan siswa untuk belajar dengan cara yang lebih efektif dan lebih personal.

 

Oleh karena itu, keseimbangan antara penggunaan teknologi dan kehadiran seorang guru sangat penting. Seorang guru harus tetap hadir dan terlibat dalam proses pembelajaran, sementara Chat GPT dapat memberikan bantuan dalam menjawab pertanyaan siswa dan membebaskan waktu guru untuk lebih fokus pada pengajaran.

 

Selain itu, Chat GPT juga dapat membantu guru untuk meningkatkan efektivitas pengajaran. Chat GPT dapat memberikan analisis data tentang kemajuan siswa dan memberikan informasi tentang area yang perlu ditingkatkan dalam pembelajaran. Hal ini memungkinkan guru untuk menyesuaikan metode pengajaran dengan kebutuhan siswa secara individual dan mengoptimalkan pembelajaran.

 

Secara keseluruhan, penggunaan Chat GPT sebagai asisten guru dapat membantu meningkatkan efektivitas pengajaran dan memberikan manfaat yang signifikan bagi siswa dan guru. Namun, keseimbangan antara teknologi dan kehadiran seorang guru sangat penting untuk memastikan bahwa siswa mendapatkan pengajaran yang efektif dan bermakna. Jadi, mari kita terus mengembangkan dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pendidikan, sambil tetap mempertahankan peran penting guru dalam membimbing siswa menuju kesuksesan.



Artikel ini dibuat bersama dengan chat gpt