Welcome to My Blog!

Bersama Sejahtera - Bersama Mencerdaskan Anak Bangsa
Follow Me

Adjectives atau Kata Sifat

Adjective, atau kata sifat dalam bahasa Indonesia, merupakan bagian dari parts of speech yang sangat penting. Karena adjective biasanya digunakan untuk membatasi noun (kata benda) dan pronoun (kata ganti) yang bersifat umum. Berikut akan dipaparkan pengertian, jenis, contoh, dan fungsi adjective.

Beberapa adjectives dapat diidentifikasi dengan akhiran sebagai berikut:

      1.       -able/-ible, contoh: capable, remarkable

      2.       -al, contoh: internal, logical

      3.       -ful, contoh: careful, beautiful

      4.       -ic, contoh: terrific

      5.       -ive, contoh: attractive, persuasive

      6.       -less, contoh: breathless, careless

      7.       -ous, contoh: dangerous, fabulous

Contoh-contoh Adjectives/Kata sifat:

Bad, bright, clever, cold, common, complete, dark, deep, difficult, distant, elementary, good, great, honest, hot, main, morose, old, quiet, real, red, silent, simple, strange, wide, young

Contoh penggunaan adjectives

Very cold weather

Extremely large windows

Selain dapat menjelaskan atau modify sebuah kata seperti contoh di atas (very cold weather), adjectives dapat juga digunakan untuk kalimat perbandingan.

Contoh:

Absolute form/Setara

Comparative

Superlative

dark

darker

Darkest

new

newer

Newest

old

older

Oldest

young

younger

Youngest

 

Pengecualian

Absolute form/Setara

Comparative

Superlative

good

better

Best

Bad

worse

worst

far

farther

Farthest

 

 

 

 

Adjective bersuku kata lebih dari satu suku kata menggunakan more dan the most.

Contoh:

Absolute form/Setara

Comparative

Superlative

Important

More important

The most important

Beautiful

More beautiful

The most beautiful

interesting

More interesting

The most interesting

Fase E (Umumnya untuk kelas X SMA/MA/Program Paket C)

Pada akhir Fase E, dalam elemen Al-Qur’an dan Hadis, peserta  didik mampu menganalisis ayat Al-Qur’an dan Hadits tentang  perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja serta  larangan pergaulan bebas dan zina; dapat membaca Al-Qur’an  dengan tartil, menghafal dengan fasih dan lancar ayat Al-Qur’an  serta Hadis tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan  dan etos kerja serta bahaya dari pergaulan bebas dan zina; dapat  menyajikan konten dan paparan tentang perintah untuk  berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja serta larangan  pergaulan bebas dan zina; meyakini bahwa sikap kompetitif dalam  kebaikan dan etos kerja serta menghindari pergaulan bebas dan  perbuatan zina adalah perintah agama; dan membiasakan sikap  kompetitif dalam kebaikan dan etos kerja serta menghindari  pergaulan bebas dan perbuatan zina dengan lebih berhati-hati dan  menjaga kehormatan diri.

Dalam elemen aqidah, peserta didik menganalisis makna syuab al īmān (cabang-cabang iman), pengertian, dalil, macam dan  manfaatnya; mempresentasikan makna syuab al-īmān (cabang cabang iman), pengertian, dalil, macam dan manfaatnya; meyakini  bahwa dalam iman terdapat banyak cabang-cabangnya; serta  menerapkan beberapa sikap dan karakter sebagai cerminan cabang  iman dalam kehidupan. 

Dari elemen akhlak, peserta didik menganalisis manfaat  menghindari akhlak mażmūmah; membuat karya yang  mengandung konten manfaat menghindari sikap mażmūmah;  meyakini bahwa akhlak mażmūmah adalah larangan dan akhlak  mahmūdah adalah perintah agama; serta membiasakan diri untuk  menghindari akhlak mażmūmah dan menampilkan akhlak  mahmūdah dalam kehidupan sehari-hari. 

Dalam elemen fikih, peserta didik mampu menganalisis  implementasi fikih muāmalah dan al-kulliyyāt al-khamsah (lima  prinsip dasar hukum Islam; menyajikan paparan tentang fikih  muāmalah dan al-kulliyyāt al-khamsah meyakini bahwa ketentuan  fikih muāmalah dan al-kulliyyāt al-khamsah adalah ajaran agama;  serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan, kepedulian, dan  kepekaan sosial. 

Dalam elemen sejarah peradaban Islam, peserta didik mampu  menganalisis sejarah dan peran tokoh ulama penyebar ajaran Islam  di Indonesia; dapat membuat bagan timeline sejarah tokoh ulama  penyebar ajaran Islam di Indonesia dan memaparkannya; meyakini  bahwa perkembangan peradaban di Indonesia adalah sunatullah  dan metode dakwah yang santun, moderat, bi al-ikmah wa al mau‘iat al-asanah adalah perintah Allah SWT; membiasakan  sikap kesederhanaan dan kesungguhan mencari ilmu, tekun,  damai, serta semangat menghargai adat istiadat dan perbedaan  keyakinan orang lain.

Fase E Berdasarkan Elemen

Elemen

Capaian Pembelajaran

Al-Qur’an dan Hadis

Peserta didik mampu menganalisis ayat Al Qur’an dan hadis tentang perintah untuk  berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja

 

serta larangan pergaulan bebas dan zina; dapat  membaca Al-Qur’an dengan tartil, menghafal  dengan fasih dan lancar ayat Al-Qur’an serta  Hadis tentang perintah untuk berkompetisi  dalam kebaikan dan etos kerja serta bahaya  dari pergaulan bebas dan zina; dapat  menyajikan konten dan paparan tentang  perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan  dan etos kerja serta larangan pergaulan bebas  dan zina; meyakini bahwa sikap kompetitif  dalam kebaikan dan etos kerja serta  menghindari pergaulan bebas dan perbuatan  zina adalah perintah agama; dan  membiasakan sikap kompetitif dalam kebaikan  dan etos kerja serta menghindari pergaulan  bebas dan perbuatan zina dengan lebih berhati hati dan menjaga kehormatan diri.

Aqidah

Peserta didik menganalisis makna syuab al īmān (cabang-cabang iman), pengertian, dalil,  macam dan manfaatnya; mempresentasikan  makna syuab al-īmān (cabang-cabang iman),  pengertian, dalil, macam dan manfaatnya;  meyakini bahwa dalam iman terdapat banyak  cabang-cabangnya; serta menerapkan  beberapa sikap dan karakter sebagai cerminan  cabang iman dalam kehidupan.

Akhlak

Peserta didik menganalisis manfaat  menghindari akhlak mażmūmah; membuat  karya yang mengandung konten manfaat  menghindari sikap mażmūmah; meyakini  bahwa akhlak mażmūmah adalah larangan dan  akhlak mamūdah adalah perintah agama;  serta membiasakan diri untuk menghindari  akhlak mażmūmah dan menampilkan akhlak

mamūdah dalam kehidupan sehari-hari.

Fikih

Peserta didik mampu menganalisis  implementasi fikih muāmalah dan al-kulliyyāt  al-khamsah (lima prinsip dasar hukum Islam;  menyajikan paparan tentang fikih muāmalah

dan al-kulliyyāt al-khamsah meyakini bahwa  ketentuan fikih muāmalah dan al-kulliyyāt al khamsah adalah ajaran agama; serta  menumbuhkan jiwa kewirausahaan,  kepedulian, dan kepekaan sosial.

Sejarah Peradaban  Islam

Peserta didik mampu menganalisis sejarah dan  peran tokoh ulama penyebar ajaran Islam di  Indonesia; dapat membuat bagan timeline sejarah tokoh ulama penyebar ajaran Islam di  Indonesia dan memaparkannya; meyakini  bahwa perkembangan peradaban di Indonesia  adalah sunatullah dan metode dakwah yang  santun, moderat, bi al-ikmah wa al-mau‘iat al asanah adalah perintah Allah Swt.;  membiasakan sikap kesederhanaan dan  kesungguhan mencari ilmu, tekun, damai,

 

serta semangat menghargai adat istiadat dan  perbedaan keyakinan orang lain.

 Ada kabar gembira buat para PNS dan Non PNS Provinsi Banten. Hal ini terkait dengan THR. THR atau tunjangan hari raya sangat ditunggu-tunggu oleh semua karyawan, termasuk oleh pegawai pemerintah. Setelah pengumuman pemberian THR dan Gaji ke-13 plus 50% tunjangan kinerja oleh Presiden Jokowi dan surat edaran pemberian THR dan Gaji ke 13 yang dikeluarkan oleh Menteri Dalam Negeri, pemda seluruh Indonesia bersiap-siap untuk mencairkan THR PNS, termasuk Pemda Provinsi Banten.

Dikutip dari laman Radar Banten, Pemda Provinsi Banten menyiapkan anggaran sebesar Rp. 141.775.017.455. Anggaran sebesar itu, menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten Rina Dewiyanti, diperuntukan buat pegawai provinsi Banten yang terdiri dari 11.140 ASN dan 17.059 non ASN.

Menurut kepala BPKAD Provinsi Banten, seperti dikutip dari lama www.radarbanten.co.id, proses pencairan THR ASN Banten akan dilakukan secepatnya setelah peraturan gubernur (Pergub) terkait THR ASN terbit. Total anggaran THR untuk ASN yang terdiri dari PNS, CPNS, dan PPPK sebesar Rp45.213.247.340 dan sebesar Rp35.823.900.000  diperuntukan untuk tambahan honor pengganti THR untuk Non ASN yang jumlahnya 17.059.

Mudah-mudahan Pergub tentang THR segera terbit dan THR untuk ASN dan Non ASN Provinsi Banten dapat segera dicairkan.

Sumber: www.radarbanten.co.id

 

Pilihan Pengunjung

Adjectives atau Kata Sifat

Adjectives atau Kata Sifat Adjective, atau kata sifat dalam bahasa Indonesia, merupakan bagian dari parts of speech yang sangat penting. Kar...


Contact Form

Name

Email *

Message *

Translate